Almuzzammil: PKS Ingin Lahirkan Pemimpin Bangsa yang Kuat Spiritualitas dan Visioner

10 Mei 2026 - 22:05 WIB
Share

JAKARTA — Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Almuzzammil Yusuf menegaskan pentingnya keimanan sebagai fondasi utama kepemimpinan pemuda dalam acara Akademi Pemimpin Muda Indonesia (APMI) yang digelar di Kantor DPTP Partai Keadilan Sejahtera, Jakarta, Sabtu (9/5/2026).

Dalam sambutannya, Almuzzammil menyampaikan bahwa semangat kepemudaan dalam Surah Al-Kahfi selalu dinisbatkan dengan keimanan. Menurutnya, hal tersebut menjadi kunci mukjizat yang Allah turunkan kepada para pemuda Ashabul Kahfi.

“Kepemudaan dalam Surah Al-Kahfi dinisbatkan pada iman. Itu menjadi kunci mukjizat yang Allah turunkan kepada mereka,” ujarnya.

Ia berharap APMI menjadi momentum kebangkitan keimanan pemuda PKS sekaligus ruang lahirnya calon pemimpin bangsa yang memiliki ruh perjuangan yang kuat.

“Melalui APMI, saya berharap terjadi kebangkitan keimanan pemuda PKS. Jangan berpikir ingin menggores tinta sejarah tanpa menancapkan iman di dada sebagai ruh perjuangan, jadilah pemimpin yang kuat spritualitas dan visioner” kata Almuzzammil.

Ia juga mengingatkan bahwa sejarah perjuangan Islam banyak ditorehkan oleh anak-anak muda yang memiliki keimanan kokoh. Almuzzammil mencontohkan kisah Ashabul Kahfi hingga perjuangan Rasulullah bersama para sahabat yang mayoritas merupakan pemuda.

“Rasulullah bersama para sahabat rata-rata adalah pemuda. Dari sepuluh sahabat terbaik, empat di antaranya adalah pemuda. Mereka menorehkan sejarahnya dengan iman,” lanjutnya.

Menurut Almuzzammil, APMI merupakan simbol sekaligus peneguhan sikap PKS untuk melahirkan pemimpin-pemimpin bangsa, bukan sekadar mengejar kemenangan elektoral.

“APMI adalah simbol dan peneguhan sikap bahwa PKS ingin melahirkan pemimpin-pemimpin bangsa, bukan sekadar memenangkan kursi dan kepentingan elektoral,” tegasnya.

Di akhir sambutannya, Almuzzammil berpesan kepada para peserta agar menjadi pemimpin yang memiliki akar nilai dan kebermanfaatan yang kuat bagi masyarakat.

“Jadilah pemimpin yang berakar kuat, bukan pemimpin yang melayang. Kuat akar nilai, spiritualitas, kepedulian, dan kebermanfaatan untuk sesama,” tuturnya.

Ia pun berharap para peserta APMI dapat menjadi pionir kepemimpinan PKS di masa depan.

“Saya berharap kalian menjadi pionir kepemimpinan PKS di masa depan,” pungkasnya.

Share